Dapatkan BACKLINK GRATIS dari beberapa website PR 6 dan PR 3. (Hanya sampai 31 Januari 2015)
























































































































































artikel of designed with the beautiful airplane prints
artikel of the top manufacturers of airplane crib bedding
artikel of the airplane crib bedding sets
artikel of the massive expense of helicopters
artikel of particularly rewarding as almost every RC airplane modeller
artikel of model airplane setup to offer a professional service
artikel of inexpensive disposable 35mm camera to the bottom of your model aeroplane
artikel of strapping some sort of camera to the model airplane
artikel of RC model airplane pilot
artikel of Electric power for your model airplane
artikel for the hobby of RC model airplane flying
artikel of aerial photography and video using your RC model airplane
artikel of professional aviation before returning to aeromodelling
artikel of the military when they were flying in the very airplane
artikel of be careful about with your model airplane

smartphone android iphone
smartphone android iphone
smartphone android iphone
self-improvement, family,
healthy, recipes, sport
smartphone android iphone
smartphone android iphone
computer, gadget, education
Business, Finance, Jobs
smartphone android iphone
smartphone android iphone
Cari Perbedaan
sejarah islam

Royalty Pengarang Artikel Dan Hak Penerbit Buku

Pembiayaan eksploitasi dan pemberian bentuk wujud buku, menjadi tanggung jawab penerbit. Penerbit wajib melaksanakan pembuatan bentuk wujud artikel ini sebaik mungkin, serta berkewajiban untuk memperlancar penjualannya. Ketentuan-ketentuan mengenai penggunaan dan pengeksploitasian dari hak-hak lain hak-hak sampingan, seperti hak terjemahan, hak untuk menggunakan sebagian isi artikel dalam bunga-rampai, hak untuk mengadakan publikasi pendahuluan atau menggunakannya sebagai feulletfm dalam surat kabar atau majalah, serta lewat radio dan televisi dan hak pembuatan film. Pengarang berhak mendapat dengan cuma-curna sedikitnya sepuluh eksemplar artikel yang sudah jadi. Selanjutnya penulis berhak mendapat kesempatan membeli dengan rabat-pengarang biasanya 40, tetapi artikel yang dibelinya tidak boleh dijual-belikan.

Hak dan kewajiban penulis serta pemilikan hak cipta berpindah kepada ahli-warisnya, atau kepada orang yang ditunjuk ditetapkan sebagai ahli-warisnya, bila pengarang meninggal dunia. Penerbit tanpa persetujuan tertulis dari pengarang, tidak dibolehkan memindahwalihkan hak dan kewajiban yang diperolehnya kepada pihak ketiga. Ketentuan pengaturan pembayaran imbalan jasa. Ada imbalan yang diberikan sekaligus, tetapi ada pula dalam bentuk royalty, pembayaran royalty di dasarkan pada suatu persentase dari harga artikel yang terjual.

Dalam ketentuan ini biasanya juga dicantumkan mengenai pengaturan jangka waktu dan cara pembayaran imbalan jasa, misalnya sekali dalam setengah tahun atau setiap kuartal. Contoh cara perhitungan pembayaran imbalan jasa: misalnya ditentukan selambatlambatnya tanggal 30 April harus diadakan perhitungan, yaitu dengan jalan memperlihatkan ikhtisar dari: jumlah awal permulaan dari buku, jumlah sisa terakhir pada tanggal tersebut di atas, jumlah artikel yang terjual, jumlah artikel yang dibagikan sebagai promosi, artikel resensi dan artikel hadiah, jumlah artikel yang rusak. Bila penulis menganggap adanya keraguan tentang benar-tidaknya angka-angka penjualan yang diperlihatkan oleh penerbit, pengarang berhak minta agar diperiksa kebenaran dari angka-angka tersebut. Bila terbukti angka-angkanya benar, biaya pemeriksaan menjadi tanggungan pengarang. Pada keadaan yang sebaliknya, biayanya ditanggung oleh pemodal.

Cetak-ulang.
Pada dasarnya penerbit berhak agar mencetak-ulang, bila dianggapnya perlu dan beralasan. Untuk ini penerbit harus memberitahukan pengarang akan niatnya, dengan disertai pertanyaan, apakah penulis akan mengadakan perubahan pada cetakan lama. Pengarang harus memberi jawaban secepatnya biasanya dalam waktu 14 hari. Penentuan bersama mengenai batas minimal jumlah artikel yang tersisa sebagai titik dimulainya pembicaraan mengenai sesuatu cetak-ulang. Pengakhiran perjanjian harus didahului dengan waktu pendahuluan sedikitnya satu bulan.

Likuidasi persediaan buku.
Misalnya dua tahun atau lebih sejak artikel terbit, bila ternyata artikel yang tersisa betul-betul sudah tidak dapat dijual lagi, dimungkinkan pengadaan penurunan harga-jual-eceran. Setelah pemodal menyetujui agar menerbitkan sesuatu naskah karangan, kepada penulis disodorkan perjanjian tertulis, panjang dan rumit karena berisikan banyak pasal. Dalam keadaan demikian, sebaiknya pengarang menyediakan cukup waktu agar membaca dan mempelajari dengan teliti, terutama mengenai pasal-pasal yang berkaitan dengan: besarnya persentase royalty, dasar penetapan besarnya royalty kemungkinan diadakannya pengurangan besarnya royalty hak, kepentingan dan keuntungan apa saja yang didapat penerbit, pengaturan tentang pembayaran uang-muka yang akan diperhitungkan dengan royalty, dan uang muka yang tidak akan diminta kembali oleh penerbit, apabila terjadi kemacetan dalam proses produksi atau proses penjualan ketentuan dan ikatan apa saja diharapkan oleh pemodal untuk karangan berikutnya.

Keenam pasal di atas adalah inti dari setiap penjanjian penerbitan dan semuanya merupakan sesuatu yang masih dapat ditawar dan dirundingkan. Khusus mengenai royalty, terutama untuk artikel non-fiksi, beberapa kebiasaan mengenai penetapan besarnya persentase royalty kita jumpai seperti berikut: 10 untuk oplah 5000 eksemplar yang pertama, 12,5 untuk oplah tambahan 2500 eksemplar berikutnya, 15 untuk jumlah artikel yang terjual melebihi jumlah tersebut dalam ketentuan di atas. Untuk artikel remaja atau artikel yang berisi banyak gambar dan ilustrasi, prosentase royalty-nya biasanya lebih rendah. Selanjutnya seorang pengarang baru, biasanya tidak minta royalty lebih tinggi daripada royalty normal, bahkan kalau sekiranya pemodal menawarkan royalty yang lebih rendah dari normal, sebaiknya penulis baru tersebut menerima saja penawarannya itu.

Penerbit kadang-kadang dihadapkan pada suatu keadaan adanya penjualan sekaligus dalam jumlah yang cukup banyak, namun dengan rabat melebihi dari biasa. Bergantung pada cara pengaturan tentang royalty apakah persentasenya didasarkan pada harga bruto ataukah harga neto, rabat untuk pembeli yang melebihi dari kebiasaan berarti mengecilnya royalty untuk pengarang, nampaknya merugikan pengarang, sesungguhnya tidaklah demikian.

Hampir pada setiap perjanjian dengan pengarang, pemodal diberi hak untuk menjual bukunya dimana saja. Di samping itu penerbit mungkin juga mendapat hak-hak lain, yaitu hak-hak yang lazim dikenal sebagai hak sampingan, seperti:
a, hak agar bersama-sama dengan pemodal lain, menerbitkan buku-asal ke dalam bentuk edisi murah paperback edition
b, hak agar bersama-sama dengan organisasi rukun-baca book club menyelenggarakan penerbitan khusus untuk rukun-baca tersebut
c, hak agar bersama-sama dengan perusahaan surat kabar majalah, menempatkan sebagian atau seluruh isi buku, secara berturut-turut dalam surat kabar majalah sebagai cerita bersambung
d, hak agar bersama-sama dengan perusahaan film, membuat film dari cerita artikel yang bersangkutan.

Mengenai hak sampingan ini, pengaturan besarnya imbalan bagi pengarangnya harus dengan jelas diberitahukan oleh penerbit kepada pengarang. Uang-muka sebagai jaminan sudah menjadi kebiasaan, bahwa penerbit memberikan uang-muka yang akan diperhitungkan dengan royalty yang bakal diterima oleh pengarang. Sebuah contoh: Harga-jual-eceran artikel ditetapkan Rp 500,00 per eksemplar dan royaltynya adalah 10 dari harga-jual eceran. Ini berarti, bahwa royalty untuk tiap artikel yang terjual adalah Hp 50,00 Penerbit memberikan uang muka sebesar Rp 200.000,00 yang berarti uang royalty untuk 4000 eksemplar buku. Sebelum dapat terjual sebanyak 4000 eksemplar buku, pemodal tidak akan memberikan uang lagi kepada pengarang. Kalau sekiranya dengan susah payah akhirnya hanya dapat terjual 2000 eksemplar saja Rp 100.000,00 royalty, bagaimana nasib sisa uang-muka yang sudah terlanjur dibayarkan itu? Biasanya Rp 100.000,00 yang tersisa itu tidak dapat diminta lagi oleh penerbit, memang ada persetujuan lain sebelumnya. Maka sebaiknya pemodal memperkirakan seteliti mungkin, sebelum menentukan besarnya uang-muka yang akan dibayarkan kepada pengarang. 
 








Copyright © 2010 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial