Kalau susunan kata dalam kalimat baik dan teratur, pembacaakan lebih cepat mencernanya. Kalimat memang sebaiknya dibuat sedemikian rupa agar tulisan Anda enak dibaca. Kalimat "mengigau” kadang muncul pula di dalam suatu tulisan. Penulis artikel termasuk penulis memiliki jadwal ketika menulis. Nah, kalau pas tidak bisa menulis maka jadwalnya akan penulis artikel ganti setelah pulang bekerja. Kondisi pulang bekerja tentunya jasmani rohani sudah lelah, tetapi dasar seorang penulis keranjingan untuk menghasilkan artikel setiap bulannya maka penulis memaksa diri untuk menulis meskipun tengah lelah. Besoknya ketika diedit, penulis artikel malah ketawa karena tulisan itu penulis anggap lucu dan tidak pada jalurnya, alias penulis sedar mengigau. Nah, kalimat seperti inilah harus diedit.
Teknik mengedit.
Melakukan editing sebaiknya menggunakan teknik supaya naskah artikel diedit itu bisa selesai dengan cepat. Pada bagian ini editing dimaksud, pendekatannya lebih banyak pada editing secara mekanik, meliputi antara lain: 1) keterbacaan kejelasan. 2) Konsistensi. 3) Kebenaran bahasa. 4) gaya penulisan. 5) ketelitian fakta dan data. 6) legalitas kesopanan, 7 ) rincian produksi.
Keterbacaan dan kejelasan lebih banyak berhubungan kalimat, kata, istilah asing, serta hal lain-lain mendukung dari strtuktur kalimat. Jika kalimat tidak sesuai gramatikal, kemudian tercampur pula kalimat "mengigau”, ada istilah asing keliru, hal ini tentunya membuat paragraf Anda semakin kacau balau jika tidak diedit. Konsistensi dilakukan oleh seorang penulis artikel juga sangat mempengaruhi tulisan. Contoh berhubungan dengan kensistensi, yaitu penggunaan kata dengan huruf selalu sama. Seperti royalty sebaiknya jangan ditulis ”royalti” di bagian sub bab lainnya, sehingga tulisan kata itu tampak tidak ada kesamaan. Penggunaan kata bahasa inggris dalam bentuk font italic, sebaiknya font italic semua jangan daiam bentuk regular di bagian lain. Begitu pula kata-kata lainnya, Anda dituntut konsisten menuliskannya.
Kalau Anda ingin mudah dalam melakukan editing, sebaiknya Anda menggunakan contoh kata-kata tidak konsisten itu satu kata benar. Kebenaran bahasa sebaiknya dicek di kamus jika Anda sedang ragu-ragu ketika melakukan editing. Kebenaran bahasa ini akan meniinbulkan tafsiran berbeda jika tidak diperhatikan baik. Anda pernah mendangar pemasaran suatu produk tidak berhasil di suatu wilayah tertentu diakibatkan bahasa iklan ditayangkan dipersepsikan berbeda oleh audience-nya, sehingga produk diiklankan semakin terpuruk pemasarannya. Iklan separti apa itu? Sebuah suplemen minuman pernah membuat iklan melafalkan ”biang”, di mana di Sumatera kata ”biang” ini mamiliki arti anjing.
Hati-hatilah dengan kebenaran bahasa Anda tuliskan di naskah artikel artikel Anda. Editlah gaya penulisan manurut Anda bukan gaya penulisan Anda. Memang ada penulis jenuh dengan gaya penulisan itu-itu saja. Tetapi ciri khas suatu tulisan memiliki manfaat cukup penting bagi personal branding penulisnya. Pembaca favorit Anda pasti akan merasakan keanehan tulisan Anda jika tulisan Anda ditulis gaya berbeda. Apalagi jika kemudian menggunakan ghost-writer.
Pada 30 tahun lalu ketika penulis artikel masih remaja, ada penulis komik menjual namanya ke penulis lain. Pertama komik-lomiknya masih laku, tetapi beberapa saat kemudian ditinggalkan pembacanya. Pembaca mengetahui kalau komik-komil itu bukan hasil karya panulis aslinya. Ketelitian data dan fakta sangat penting apalagi naskah artikel Anda adalah naskah artikel tentang sejarah membutuhkan data fakta otentik. Oleh sebab itu, jangan menyelipkan data tidak memiliki dasar kuat. Sertakanlah referensinya jika Anda mengutip data dan fakta. Kekeliruan menuliskan data fakta akan dikomplain pembaca memiliki hubungan dengan data fakta itu. Misalnya saja, tanggal ulang tahun, tanggal pernikahan, tanggal kemerdekaan suatu Negara serta lainnya.
Legalitas dan kesopanan juga perlu diperhatikan dalam editing. Kalau berhubungan dengan legalitas adalah memasukan suatu perkara dalam sebuah artikel tanpa meminta izin orang bersangkutan. Atau Anda sengaja menulis bulu cara melanggar hak cipta orang lain. Urusannya jadi panjang jika hal ini dilahukan. Proses editing akan memandu Anda untuk mempertimbangkan dan berhati-hati terhadap naskah artikel Anda berbau tidak legal. Begitu pula masalah kesopanan, apakah suatu kata atau kalimat itu layak ditulis, seperti kata-kata jorok Jika menurut Anda tidak sesuai dengan budaya timur masih menjunjung tinggi kesopanan, sebaiknya Anda mulai memangkas bagian itu. Atau memperhalusnya dengan kata-kata jika dipersepsikan sama.
Pada tulisan penulis dalam bentul novel berjudul Mey Sin, penulis artikel menggunakan istilah orang pribumi dengan launga Melati, orang Cina bunga ”Peony" orang Belanda dengan bunga ”Tulip orange". Dengan mengganti istilah seperti ini diharapkan tidak timbul persepsi menjurus le hal berbau rasial. Pada editing secara mekanik ini, penulis artikel tidak tahu persis berhubungan produksi, sebab editing ini lebih banyak ditangani oleh editor penerbit. Oleh sebab itu, penulis tidak bisa menjelaskan panjang lebar. Pada referensi penulis dapatkan, penulis masih belum menjumpai pengertian editing berhubungan produksi ini. Kalau ditafsirkan menggunakan logika kita, editing ini besar berhubungan sekali dengan ketebalan naskah artikel jika dicetak, begitu pula penentuan harga. Kalau terlalu harga tidak terjangkau, takut artikel laku. Oleh sebab itu, editor melakukan pemangkasan tidak penting demi harga atau produksi lainnya.
Memang selama ini jarang ada artikel diterbitkan khusus mengenai bagaimana mengedit suatu naskah artikel. Jadi setiap penulis dan editor memiliki pengalaman mengedit sendiri, dan tujuan mengedit suatu naskah artikel sama, yaitu membuat naskah artikel menjadi baik sempurna. Kalau pengalaman penulis dalam mengedit naskah artikel sebenarnya juga mengandung unsur memperbaiki naskah artikel itu sendiri. Sambil melakukan editing, penulis menambahkan berbagai hal kurang pada naskah artikel itu. Oleh karena itu selama ini penulis tidak mau mengedit bab demi bab setelah bab itu terselesaikan, tetapi membiarkan naskah artikel itu selesai seratus persen dan baru mengeditnya.
Naskah artikel ini perlu sekali diedit supaya pembaca dapat tahu cara mengedit dilakukan secara Iangsung di komputer. Ketika melakukan editing, ada berbagai hal akan diselipkan dalam proses editing itu, Biasanya diselipkan adalah gambar, foto, referensi, data dan catatan peristiwa serta, dibutuhkan dalam mendukung tulisan itu. Pada saat melakukan editing ini sebenarnya penulis diajari untuk lebih melengkapinya.
Teknik mengedit.
Melakukan editing sebaiknya menggunakan teknik supaya naskah artikel diedit itu bisa selesai dengan cepat. Pada bagian ini editing dimaksud, pendekatannya lebih banyak pada editing secara mekanik, meliputi antara lain: 1) keterbacaan kejelasan. 2) Konsistensi. 3) Kebenaran bahasa. 4) gaya penulisan. 5) ketelitian fakta dan data. 6) legalitas kesopanan, 7 ) rincian produksi.
Keterbacaan dan kejelasan lebih banyak berhubungan kalimat, kata, istilah asing, serta hal lain-lain mendukung dari strtuktur kalimat. Jika kalimat tidak sesuai gramatikal, kemudian tercampur pula kalimat "mengigau”, ada istilah asing keliru, hal ini tentunya membuat paragraf Anda semakin kacau balau jika tidak diedit. Konsistensi dilakukan oleh seorang penulis artikel juga sangat mempengaruhi tulisan. Contoh berhubungan dengan kensistensi, yaitu penggunaan kata dengan huruf selalu sama. Seperti royalty sebaiknya jangan ditulis ”royalti” di bagian sub bab lainnya, sehingga tulisan kata itu tampak tidak ada kesamaan. Penggunaan kata bahasa inggris dalam bentuk font italic, sebaiknya font italic semua jangan daiam bentuk regular di bagian lain. Begitu pula kata-kata lainnya, Anda dituntut konsisten menuliskannya.
Kalau Anda ingin mudah dalam melakukan editing, sebaiknya Anda menggunakan contoh kata-kata tidak konsisten itu satu kata benar. Kebenaran bahasa sebaiknya dicek di kamus jika Anda sedang ragu-ragu ketika melakukan editing. Kebenaran bahasa ini akan meniinbulkan tafsiran berbeda jika tidak diperhatikan baik. Anda pernah mendangar pemasaran suatu produk tidak berhasil di suatu wilayah tertentu diakibatkan bahasa iklan ditayangkan dipersepsikan berbeda oleh audience-nya, sehingga produk diiklankan semakin terpuruk pemasarannya. Iklan separti apa itu? Sebuah suplemen minuman pernah membuat iklan melafalkan ”biang”, di mana di Sumatera kata ”biang” ini mamiliki arti anjing.
Hati-hatilah dengan kebenaran bahasa Anda tuliskan di naskah artikel artikel Anda. Editlah gaya penulisan manurut Anda bukan gaya penulisan Anda. Memang ada penulis jenuh dengan gaya penulisan itu-itu saja. Tetapi ciri khas suatu tulisan memiliki manfaat cukup penting bagi personal branding penulisnya. Pembaca favorit Anda pasti akan merasakan keanehan tulisan Anda jika tulisan Anda ditulis gaya berbeda. Apalagi jika kemudian menggunakan ghost-writer.
Pada 30 tahun lalu ketika penulis artikel masih remaja, ada penulis komik menjual namanya ke penulis lain. Pertama komik-lomiknya masih laku, tetapi beberapa saat kemudian ditinggalkan pembacanya. Pembaca mengetahui kalau komik-komil itu bukan hasil karya panulis aslinya. Ketelitian data dan fakta sangat penting apalagi naskah artikel Anda adalah naskah artikel tentang sejarah membutuhkan data fakta otentik. Oleh sebab itu, jangan menyelipkan data tidak memiliki dasar kuat. Sertakanlah referensinya jika Anda mengutip data dan fakta. Kekeliruan menuliskan data fakta akan dikomplain pembaca memiliki hubungan dengan data fakta itu. Misalnya saja, tanggal ulang tahun, tanggal pernikahan, tanggal kemerdekaan suatu Negara serta lainnya.
Legalitas dan kesopanan juga perlu diperhatikan dalam editing. Kalau berhubungan dengan legalitas adalah memasukan suatu perkara dalam sebuah artikel tanpa meminta izin orang bersangkutan. Atau Anda sengaja menulis bulu cara melanggar hak cipta orang lain. Urusannya jadi panjang jika hal ini dilahukan. Proses editing akan memandu Anda untuk mempertimbangkan dan berhati-hati terhadap naskah artikel Anda berbau tidak legal. Begitu pula masalah kesopanan, apakah suatu kata atau kalimat itu layak ditulis, seperti kata-kata jorok Jika menurut Anda tidak sesuai dengan budaya timur masih menjunjung tinggi kesopanan, sebaiknya Anda mulai memangkas bagian itu. Atau memperhalusnya dengan kata-kata jika dipersepsikan sama.
Pada tulisan penulis dalam bentul novel berjudul Mey Sin, penulis artikel menggunakan istilah orang pribumi dengan launga Melati, orang Cina bunga ”Peony" orang Belanda dengan bunga ”Tulip orange". Dengan mengganti istilah seperti ini diharapkan tidak timbul persepsi menjurus le hal berbau rasial. Pada editing secara mekanik ini, penulis artikel tidak tahu persis berhubungan produksi, sebab editing ini lebih banyak ditangani oleh editor penerbit. Oleh sebab itu, penulis tidak bisa menjelaskan panjang lebar. Pada referensi penulis dapatkan, penulis masih belum menjumpai pengertian editing berhubungan produksi ini. Kalau ditafsirkan menggunakan logika kita, editing ini besar berhubungan sekali dengan ketebalan naskah artikel jika dicetak, begitu pula penentuan harga. Kalau terlalu harga tidak terjangkau, takut artikel laku. Oleh sebab itu, editor melakukan pemangkasan tidak penting demi harga atau produksi lainnya.
Memang selama ini jarang ada artikel diterbitkan khusus mengenai bagaimana mengedit suatu naskah artikel. Jadi setiap penulis dan editor memiliki pengalaman mengedit sendiri, dan tujuan mengedit suatu naskah artikel sama, yaitu membuat naskah artikel menjadi baik sempurna. Kalau pengalaman penulis dalam mengedit naskah artikel sebenarnya juga mengandung unsur memperbaiki naskah artikel itu sendiri. Sambil melakukan editing, penulis menambahkan berbagai hal kurang pada naskah artikel itu. Oleh karena itu selama ini penulis tidak mau mengedit bab demi bab setelah bab itu terselesaikan, tetapi membiarkan naskah artikel itu selesai seratus persen dan baru mengeditnya.
Naskah artikel ini perlu sekali diedit supaya pembaca dapat tahu cara mengedit dilakukan secara Iangsung di komputer. Ketika melakukan editing, ada berbagai hal akan diselipkan dalam proses editing itu, Biasanya diselipkan adalah gambar, foto, referensi, data dan catatan peristiwa serta, dibutuhkan dalam mendukung tulisan itu. Pada saat melakukan editing ini sebenarnya penulis diajari untuk lebih melengkapinya.































