Dapatkan BACKLINK GRATIS dari beberapa website PR 6 dan PR 3. (Hanya sampai 31 Januari 2015)
























































































































































artikel of designed with the beautiful airplane prints
artikel of the top manufacturers of airplane crib bedding
artikel of the airplane crib bedding sets
artikel of the massive expense of helicopters
artikel of particularly rewarding as almost every RC airplane modeller
artikel of model airplane setup to offer a professional service
artikel of inexpensive disposable 35mm camera to the bottom of your model aeroplane
artikel of strapping some sort of camera to the model airplane
artikel of RC model airplane pilot
artikel of Electric power for your model airplane
artikel for the hobby of RC model airplane flying
artikel of aerial photography and video using your RC model airplane
artikel of professional aviation before returning to aeromodelling
artikel of the military when they were flying in the very airplane
artikel of be careful about with your model airplane

smartphone android iphone
smartphone android iphone
smartphone android iphone
self-improvement, family,
healthy, recipes, sport
smartphone android iphone
smartphone android iphone
computer, gadget, education
Business, Finance, Jobs
smartphone android iphone
smartphone android iphone
Cari Perbedaan
sejarah islam

Koreksi Artikel dan Naskah Oleh Editor

Sebelum artikel diedit oleh editor penerbit, sebagai penulis juga perlu melakukan editing pada artikel ditulisnya. Mengedit artikel adalah satu langkah ke depan agar naskah ditulis memiliki daya tarik tersendiri. Penulis selama menuiis selalu melakukan editing artikel terlebih dahulu, sebelum dikirimkan ke penerbit. Selain agar artikel tampak rapi, naskah menjadi lebih enak dibaca, dan sudah merupakan naskah 90% sudah siap cetak. Buku best seller masih dalam kondisi acakan akan menyulitkan editor dipaksakan untuk dikirim. Sedangkan editor sendiri pekerjaannya tidak hanya mengoreksi artikel Anda. Ia memiliki beban dan tanggung jawab tak sedikit seperti mencari artikel bernegosiasi, mengurus perizinan (ISBN) serta mengedit naskah-naskah milik lain. Oleh sebab itu, hindari mengirim naskah diedit.

Maksud melakukan editing adalah melakukan pembetulan huruf, pemotongan kata-kata tidak berguna, merapikan dan membetulkan kata asing, membuang bagian-bagian tidak dibutuhkan dalam sub bab atau alinea. Atau berhubungan dengan huruf, kata, kalimat, istilah, simbol, tabel, grafik serta lainnya. Sedangkan editing dilakukan oleh editor penerbit adalah selain dilakukan oleh penulis, ia juga memotong kalimat sekiranya mengandung SARA, tidak etis, kalimat kepanjangan dan menyederhanakannya, atau bagian lain menurut editor tidak diperlukan dan malah mengganggu artikel tersebut.

Mengedit artikel sebelum mengirimkannya ke penerbit akan sangat bergana bagi seorang editor, selain pekerjaannya menjadi ringan, proses sampai dicetak juga akan cepat. Penulis selalu memberikan naskah dalam kondisi sudah penulis edit, dan editor tinggal melakukan editing bagian kurang pas dan kalau hal itu dicocokkan dengan artikel aslinya, maka editing dilakukan editor tidak begitu banyak. Jadi kalau disimpulkan, pekerjaan mereka akan semakin mudah, karena dibantu penulis sendiri dalam mengedit artikel tersebut. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai teknik melakukan editing tulisan kita sendiri.

Mengapa artikel perlu diedit?
Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa tulisan kita sudah dirapikan melalui proses editing akan memudahkan para editor untuk melakukan edit tidak jika buku itu bisa diterbitkan. Tentunya pekerjaan editor akan lebih mudah dari pada menerima tulisan dalam kondisi tidak teratur. Jika banyak kata tidak lengkap hurufnya dapat membuat proses editing buku itu membutuhkan waktu. Kalau tulisan Anda baik dan teratur, maka proses menuju percetakan akan lebih cepat.

Naskah diedit dengan dapat meningkatkan daya tarik naskah itu sendiri. artikel sudah diedit dengan baik dapat meningkatkan daya tarik artikel itu sendiri. Kalau Anda rajin mengedit setiap kalimat Anda tulis, maka kalimat dalam tulisan Anda akan teratur dengan gramatikal lebih baik pula. artikel sudah diedit mulai kelengkapan hurufnya, gramatikalnya, istilah-istilahnya, serta lainnya tentu selain memudahkan editor juga membuat artikel itu sendiri sudah siap untuk dicetak. Sekali lagi artikel sudah diedit dengan baik dapat meningkatkan daya tarik naskah itu sendiri. Hal ini sama seperti disampaikan oleh Bambang Trim, dikutip dari google, bahwa tujuan mengedit adalah menjadikan artikel tersebut benar-benar dapat dibaca, dipahami, dan menggerakkan pikiran pembacanya. Serta paling penting dalam mengedit juga harus memahami 4 C yaitu kejelasan (clarity), keterkaitan (coherency), konsistensi, (consistency) dan kebenaran (correct).

Melakukan editing dapat mengasah kepekaan terhadap susunan kata dalam kalimat. Proses editing sebenarnya di sisi penulis adalah merapikan kalimat berlepotan menjadi kalimat mudah dimengerti. Proses editing sebelum memasukan artikel ke penerbit inilah membuat penulis tetus belajar membuat kalimat efektif. Dari kalimat panjang bisa dipenggal-penggal menjadi kalimat pendek Iebih efektif.

Melakukan editing sebenarnya memberikan pelajaran pada penulis itu sendiri untuk teliti terhadap apa ditulisnya, terutama kelengkapan huruf, kalimat-kalimat, huruf bahasa Inggris, serta lainnya. Ketelitian penulis nantinya akan tercermin dari naskah sudah dieditnya. Editor biasanya akan memberikan komentar terhadap tulisan kita, termasuk tulisan cukup baik atau acak-acakan. Selain itu aktivitas editing ini sama halnya dengan latihan menulis terus-menerus sehingga memperlancar kita dalam menulis artikel buku best seller berikutnya.

Apa saja perlu diedit? Editing sama halnya dengan proses penghalusan sebuah naskah. Artikel sebelumnya ditulis apa adanya, tanpa kelengkapan dan polos, setelah diedit menjadi tambah baik. Ini menurut versi penulis, sebab apa dilakukan pada proses editing pada prinsipnya membuat tulisan itu semakin baik, tidak asal potong tetapi lebih dekat dalam hal menyempurnakan naskah. Penulis juga akan melakukan penambahan dan pengurangan proses editing.

Nah, sering dilakukan proses editing adalah penggenapan huruf suatu kata, memangkas kelebihan huruf dalam suatu kata, atau merapikan huruf tumpang tindih atau terbalik, menghapus kata ganda seperti ”dengan" ditulis 2 kali, serta kasus lainnya intinya mengganggu tulisan itu sendiri.

Proses editing semacam ini diperlukan ketelitian, sebab kalau kelewatan, kata kurang huruf atau kelebihan huruf tidak sedap dipandang mata. Serta sering terjadi pula adalah ternyata artikel itu ketika diedit oleh pihak editor penerbit, bagian tidak teredit juga lolos, sehingga ketika buku sudah beredar di pasar ada noktah menunjukan ketidaktelitian penulis dalam menuliskan naskahnya. Oleh karena itu, mengapa sangat perlu melakukan editing di bagian ini, sebab selain untuk menjaga nama baik penulis itu sendiri, juga nama baik penerbit.

Saya punya satu buku salah dalam penulisannya, padahal editornya alumnus sebuah sekolah di Amerika dan memiliki pengalaman cukup. Tentu saja bahasa Inggrisnya mumpuni. Ketika penulis salah dalam menuliskan kata ”intellegence” seharusnya ”Intelligence” malah ia kelolosan. Ia menegur pada penulis karena penulis menuliskannya salah. Sebagai editor ternyata ia bukanlah sebagai manusia sempurna, ada saat-saat "error” sehingga mau tidak mau penulis harus mengerti sendiri, dan sebaiknya artikel sebelum dikirimkan ke penerbit memang harus diedit terlebih dahulu.

Kalimat tidak efektif dan kepanjangan juga sebaiknya dibabat saja sebelum dibabat oleh editornya. Kata editornya mengetahui ilmu ada dalam artikel dieditnya tidak masalah, kalau ia tidak mengetahui ilmu itu, artikel akan berlepotan. Sebaiknya menjaga hal itu sebelum naskah Anda tambah buruk ketika dipegang oleh editor.

Penulis memiliki artikel diedit oleh editor baru belajar, ia membuat rusak artikel penulis sebenarnya sudah tak perlu banyak-banyak diedit, sehingga untuk membetulkannya editor baru membutuhkan waktu kurang lebih setengah tahunan. Penulis sedikit menyesal dengan tindakan penerbit sembrono itu. Kalimat terbalik susunan katanya sebaiknya dibetulkan sesuai dengan kaidahnya. Susunan kata dalam kalimat terbalik memang tidak mempengarui kenyamanan penulis, tetapi kalau diperhatikan, membaca kalimat susunan kata terbalik membuat pembaca cepat bosan, sebab pembaca harus lebih banyak berpikir ketika membaca.
 








Copyright © 2010 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial