Kerangka Teoritis
a. Tanggapan (respone)
Menurut Kamus Komunikasi, respon atau tanggapan adalah “ sikap atau perilaku seseorang dalam proses komunikasi ketika menerima suatu pesan yang di tujukan kepadanya” (onong.1989:314). Respon merupakan tanggapan atau umpan balik komunikasi dari menafsirkan pesan atau memberikan tanggapan dari suatu pesan yang telah disampaikan baik melalui media radio.cetak,tatap muka dan lain sebagainya.
Menurut indra yang digunakan, respon atau tanggapan dapat dibagi menjadi lima macam,yakni :
a). Respon terhadap bau.
b). Respon terhadap alat mendengar.
c). Respon terhadap pengecap.
d). Respon dari peraba.
e). Respon pengendalian (Abu Ahmadi, 1998:64).
Timbulnya respon harus ada syarat yang harus dilakukan sehingga dapat menimbulkan respon yaitu :
a). Adanya objek yang direspon. Objek menimbulkan stimulus yang mengenai alat indra atau respon.
b). Alat indra resptor, merupakan alat untuk menerima stimulus disamping itu ia merupakan stimulus yang diterima reseptor diperlukan syaraf motorik.
c). Adanya pengertian yang merupakan langkah pertama sebagai suatu persiapan mengadakan respon, tanpa perhatian tidak akan terjadi persepsi.(Bimo,1987 :54).
Respon atau tanggapan merupakan salah satu factor kejiwaan yang perlu mendapat perhatian. Memahami dan mendalami respon merupakan tugas berat Karena respon atau tanggapan orang berbeda – beda. Menurut Sertilo Wirawan Sawwono (1982 : 49), setiap perbedaan itu dipengaruhi oleh :
a). Perhatian, biasanya kita tidak menangkap seluruh rangsangan yang ada disekitar kita, tetapi kita akan memfokuskan antara satu orang dengan orang lain yang menyeababkan perbedaan respon atau tanggapan.
b). Kebutuhan sesaat ataupun menetap pada diri seseorang akan mempengaruhi orang tersebut.
c). System nilai yang berlaku dalam masyarakat berpengaruh pula terhadap respon.
d). Ciri – cirri kepribadian.
Respon atau tanggapan akan bisa menimbulkan efek. Efek adalah satu elemen dalam komunikasi yang sangat penting untuk mengetahui berhasil tidaknya komunikasi yang kita inginkan. Efek bisa terjadi dalam bentuk perubahan pengetahuan,sikap dan perilaku. Pada tingkat pengetahuan efek bisa terjadi dalam bentuk perubahan persepsi dan perubahan pendapat. Adapun yang dimaksud dengan perubahan sikap ialah adanya perubahan internal pada diri seseorang yang diorganisir dalam bentuk prinsip,sebagai hasil evaluasi yang dilakukan terhadap suatu objek baik yang terdapat di dalam maupun di luar dirinya. Sedangkan yang dimaksud dengan perubahan perilaku ialah perubahan yang terjadi dalam bentuk tindakan.
Meskipun publik dari suatu organisasi sangat boleh jadi berbeda dari publik organisasi-organisasi lainnya, tetapi kita dapat mengidentifikasikan adanya delapan publik utma yang paling sering menjadi subyek publik dari berbagai macam organisasi secara umum. Kedelapan publi tersebut adalah :
a). Masyarakat luas.
b). Calon pegawai atau anggota.
c). Para pegawai atau anggota.
d). Pemasok tips atau berbagai macam barang yang merupakan kebutuhan rutin adri organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
e). Para investor.
f). Konsumen dan pemakai produk organisasi.
g). Para pemimpin pendapat umum.(frank Jefkins,1992 :71-72).
a. Tanggapan (respone)
Menurut Kamus Komunikasi, respon atau tanggapan adalah “ sikap atau perilaku seseorang dalam proses komunikasi ketika menerima suatu pesan yang di tujukan kepadanya” (onong.1989:314). Respon merupakan tanggapan atau umpan balik komunikasi dari menafsirkan pesan atau memberikan tanggapan dari suatu pesan yang telah disampaikan baik melalui media radio.cetak,tatap muka dan lain sebagainya.
Menurut indra yang digunakan, respon atau tanggapan dapat dibagi menjadi lima macam,yakni :
a). Respon terhadap bau.
b). Respon terhadap alat mendengar.
c). Respon terhadap pengecap.
d). Respon dari peraba.
e). Respon pengendalian (Abu Ahmadi, 1998:64).
Timbulnya respon harus ada syarat yang harus dilakukan sehingga dapat menimbulkan respon yaitu :
a). Adanya objek yang direspon. Objek menimbulkan stimulus yang mengenai alat indra atau respon.
b). Alat indra resptor, merupakan alat untuk menerima stimulus disamping itu ia merupakan stimulus yang diterima reseptor diperlukan syaraf motorik.
c). Adanya pengertian yang merupakan langkah pertama sebagai suatu persiapan mengadakan respon, tanpa perhatian tidak akan terjadi persepsi.(Bimo,1987 :54).
Respon atau tanggapan merupakan salah satu factor kejiwaan yang perlu mendapat perhatian. Memahami dan mendalami respon merupakan tugas berat Karena respon atau tanggapan orang berbeda – beda. Menurut Sertilo Wirawan Sawwono (1982 : 49), setiap perbedaan itu dipengaruhi oleh :
a). Perhatian, biasanya kita tidak menangkap seluruh rangsangan yang ada disekitar kita, tetapi kita akan memfokuskan antara satu orang dengan orang lain yang menyeababkan perbedaan respon atau tanggapan.
b). Kebutuhan sesaat ataupun menetap pada diri seseorang akan mempengaruhi orang tersebut.
c). System nilai yang berlaku dalam masyarakat berpengaruh pula terhadap respon.
d). Ciri – cirri kepribadian.
Respon atau tanggapan akan bisa menimbulkan efek. Efek adalah satu elemen dalam komunikasi yang sangat penting untuk mengetahui berhasil tidaknya komunikasi yang kita inginkan. Efek bisa terjadi dalam bentuk perubahan pengetahuan,sikap dan perilaku. Pada tingkat pengetahuan efek bisa terjadi dalam bentuk perubahan persepsi dan perubahan pendapat. Adapun yang dimaksud dengan perubahan sikap ialah adanya perubahan internal pada diri seseorang yang diorganisir dalam bentuk prinsip,sebagai hasil evaluasi yang dilakukan terhadap suatu objek baik yang terdapat di dalam maupun di luar dirinya. Sedangkan yang dimaksud dengan perubahan perilaku ialah perubahan yang terjadi dalam bentuk tindakan.
Meskipun publik dari suatu organisasi sangat boleh jadi berbeda dari publik organisasi-organisasi lainnya, tetapi kita dapat mengidentifikasikan adanya delapan publik utma yang paling sering menjadi subyek publik dari berbagai macam organisasi secara umum. Kedelapan publi tersebut adalah :
a). Masyarakat luas.
b). Calon pegawai atau anggota.
c). Para pegawai atau anggota.
d). Pemasok tips atau berbagai macam barang yang merupakan kebutuhan rutin adri organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
e). Para investor.
f). Konsumen dan pemakai produk organisasi.
g). Para pemimpin pendapat umum.(frank Jefkins,1992 :71-72).































