Dapatkan BACKLINK GRATIS dari beberapa website PR 6 dan PR 3. (Hanya sampai 31 Januari 2015)
























































































































































artikel of designed with the beautiful airplane prints
artikel of the top manufacturers of airplane crib bedding
artikel of the airplane crib bedding sets
artikel of the massive expense of helicopters
artikel of particularly rewarding as almost every RC airplane modeller
artikel of model airplane setup to offer a professional service
artikel of inexpensive disposable 35mm camera to the bottom of your model aeroplane
artikel of strapping some sort of camera to the model airplane
artikel of RC model airplane pilot
artikel of Electric power for your model airplane
artikel for the hobby of RC model airplane flying
artikel of aerial photography and video using your RC model airplane
artikel of professional aviation before returning to aeromodelling
artikel of the military when they were flying in the very airplane
artikel of be careful about with your model airplane

smartphone android iphone
smartphone android iphone
smartphone android iphone
self-improvement, family,
healthy, recipes, sport
smartphone android iphone
smartphone android iphone
computer, gadget, education
Business, Finance, Jobs
smartphone android iphone
smartphone android iphone
Cari Perbedaan
sejarah islam

Mendaur Ulang Naskah Artikel Lama

Di bawah ini akan diuraikan bagaimana melakukan daur ulang artikel lama, mengetahui syarat yang harus dilakukan ketika mendaur ulang, serta naskah yang bagaimana yang tidak bisa didaur ulang tersebut.

Kenapa mendaur ulang naskah lama? Pertanyaan ini sungguh menyelidik? Bagi penulis pemula pasti tahu, apakah boleh mendaur ulang naskah yang sudah pernah diterbitkan. Bukankah naskah itu sudah tidak bisa diterbitkan oleh penerbit Lagi karena pertimbangan suatu hal. Ternyata ada berbagai alasan mengapa naskah lama perlu didaur ulang sehingga artikel itu bisa dijual lagi ke pasar. Alasan itu antara lain adalah adanya space toko yang terbatas, fenomena penerbit yang hanya mengejar artikel baru, adanya kemungkinan artikel bisa laku lebih banyak dan ada penerbit yang mencari naskah yang sudah pernah terbit.

Alasan space toko buku yang terbatas memang betul artikel kita yang baru beredar hanya menempati rak khusus artikel baru paling lama adalah sebulan, kalau dalam sebulan tidak menjadi best seller maka artikel itu akan disingkirkan dan masuk dalam rak reguler. Di rak reguler Anda pasti bisa membayangkan betapa sulitnya bisa dilihat oleh konsumennya. Sekarang ini jumlah artikel begitu beragam dan memakan space yang ada. Kalau tidak dilihat oleh konsumermya maka artikel kita biasa-biasa saja penjualannya. Serta tenggelam, apalagi kalau artikel itu oleh penerbitnya juga tidak diiklankan di koran. Maka tambah hancurlah artikel itu penjualannya.

Kunci sebenarnya artikel itu bisa laku adalah display yang memadai jika tidak ada promosi. Tapi kalau display-nya kurang, akibatnya tidak bisa laku. Kalau artikel sudah tidak bisa laku oleh pihak toko tidak diorder lagi, maka artikel itu akan menumpuk di gudang. Jadi, kesempatan menjual amatlah sedikit sekali.

Luskar pelangi sebelum booming, artikelnya pernah nongkrong di rak dan menurut manajer toko, artikel sudah mau dikembalikan. Berhubung penerbitnya gigih untuk terus meminta perpanjangan untuk dipajang maka artikel itu dikenali orang. Dan akhirnya laku! Daur ulang artikel itu terpaksa harus dilakukan karena adanya keinginan penerbit untuk mengejar yang baru. Begitu pula keinginan toko yang menginginkan yang baru, sehingga pihak penerbit setiap bulannya memiliki target yang cukup tinggi untuk penerbit  artikel baru tersebut.

Nah, mekanisme seperti inilah terkadang dilupakan oleh penerbit. Artikel yang seharusnya bisa dicetak ulang, mereka tinggalkan begitu saja karena mengejar artikel baru. Selain itu artikel yang diterbitkan juga tidak banyak, yaitu hanya cukup satu periode, misalnya 1.500 2.500 eksemplar. Bagi penulis yang memiliki keyakinan bahwa naskah itu bisa diterbitkan ulang, jalan satu-satunya adalah mendaur ulang naskah itu. Kemungkinan artikel itu bisa laku jika diterbitkan ulang. Kadang kala ada momen tertentu yang menyebabkan sebuah artikel bisa diterbitkan ulang. Misalnya artikel tentang PEMILU, bisa dicetak ulang ketika menjelang pemilu. Artikel tentang krisis bisa dicetak ulang ketika sedang krisis. Artikel tentang kewirausahaan bisa dicetak ulang ketika banyak karyawan di-PHK. Serta banyak lagi artikel yang bisa didaur ulang ketika ada peluang dan momennya memang tepat.

Selain itu, ada penerbit yang mencari naskah yang sudah pernah terbit, dan tentu saja tidak semua naskah mau diterbitkan oleh penerbit itu. Ia akan memilih naskah-naskah yang memang memiliki bobot dan bisa diterbitkan. Alasan inilah kenapa artikel lama bisa didaur ulang dan penulis bisa membongkar lagi naskah-naskahnya untuk diperbaiki dan diterbitkan ulang.
 








Copyright © 2010 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial