Hipotesis tindakan penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan mengenal angka 1-10 melalui permainan artikel angka pada anak usia 4-5 tahun.
A. Jenis Artikel Penelitian
Jenis artikel penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, sebagaimana dikemukakan oleh Wardani (2002 : 14) menyatakan bahwa penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi dengan tujuan ntuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga kemampuan anak dalam mengenal angka dapat ditingkatkan.
B. Variabel Penelitian Artikel.
Dalam artikel penelitian tindakan ini terdiri dari dua variabel yaitu :
1. Variabel bebas yaitu permainan artikel angka.
2.Variabel terikat yaitu kemampuan mengenal angka.
C. Rancangan Artikel Penelitian.
Penelitian ini direncanalcan akan dilakukan dengan siklus, adapun setiap siklus dilakukan 4 kali pertemuan. Adapun tahap-tahap yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu :
1.Perencanaan/ persiapan tindakan.
2. Pelaksanaan tindakan .
3. Observasi.
4. Analisis data Refleksi.
Arikunto dkk (2006 : 16) mengemukakan bahwa penelitian tindakan kelas meningkatkan mutu praktik pembelajaran. Tindakan kelas yang peneliti lakukan pada penelitian adalah permainan artikel angka dalam rangka meningkatkan hasil belajar anak, yang diamati oleh observer. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, daur siklus penelitian tindakan kelas (PTK) menurut Arikunto (2006:16) adalah sebagai berikut :
a. Perencanaan.
Rancangan tindakan kelas, berisikan kegiatan yang akan dilakukan uhtuk memperbaiki, meningkatkan atau perubahan tingkah laku dan sikap sebagai solusi. Perencanaan mi diniulai dengan menetapkan kelas sebagai tempat artikel penelitian yaitu anak TK Negeri Pembina Kecamatan Kampar. Menyiapkan perangkat pembelajaran mulai silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembaran observasi guru dan anak, tes kemampuan mengenal angka 1-10.
b. Pelaksanaan.
Pelaksanaan tindakan dilakukan dengan melakukan pembelajaran kompetensi dasar, hasil belajar dan indikator setiap bidang pengembangan untuk masing-masing kelompok usia, mengidentifikasi artikel dan subtema, memetakannya dalam jaringan artikel, mengidentifikasi indikator pada setiap kompetensi bidang pengembangan melalui artikel dan subtema, menentukan kegiatan pada setiap bidang pengembangan dengan mengacu pada setiap indikator yang akan dicapai, subtema yang akan dipilih. Pelaksanaan disesuaikan dengan langkah-langkah pembelajaran melalui permainan artikel angka.
c. Pengamatan.
Mengamati atau dampak tindakan yang dilaksanakan atau dikenakan terhadap siswa. Tujuannya adalah untuk megetahui kualitas pelaksanaan tindakan. Waktu pelaksanaan observasi bersamaan dengan pelaksanaan tindakan dengan melibatkan seorang pengamat yang menggunakan lembaran observasi. Adapun aspek yang diamati adalah aktivitas guru dan anak selama pembelajaran melalui permainan artikel angka.
d. Refleksi.
Peneliti mengkaji, melihat dan mempertimbangkan atas hasil atau dampak tindakan dari berbagai kriteria. Tujuannya adalah mengetahui kekuatan dan kelemahan tindakan yang dilakukan untuk dapat diperbaiki pada siklus berikutnya. Untuk merencanakan perbaikan pada siklus terlebih dahulu perlu dilakukan identifikasi masalah serta analisis perumusan masalah. Identifikasi masalah dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang pembelajaran yang dikelola. Setelah masalah teridentifikasi, masalah perlu dianalisis dengan cara melakukan refleksi menelaah. berbagai dokumen terkait. Dari hasil analisis, dipilih - dirumuskan masalah yang paling mendesak dan mungkin dipecahkan oleh guru.
A. Jenis Artikel Penelitian
Jenis artikel penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, sebagaimana dikemukakan oleh Wardani (2002 : 14) menyatakan bahwa penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi dengan tujuan ntuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga kemampuan anak dalam mengenal angka dapat ditingkatkan.
B. Variabel Penelitian Artikel.
Dalam artikel penelitian tindakan ini terdiri dari dua variabel yaitu :
1. Variabel bebas yaitu permainan artikel angka.
2.Variabel terikat yaitu kemampuan mengenal angka.
C. Rancangan Artikel Penelitian.
Penelitian ini direncanalcan akan dilakukan dengan siklus, adapun setiap siklus dilakukan 4 kali pertemuan. Adapun tahap-tahap yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu :
1.Perencanaan/ persiapan tindakan.
2. Pelaksanaan tindakan .
3. Observasi.
4. Analisis data Refleksi.
Arikunto dkk (2006 : 16) mengemukakan bahwa penelitian tindakan kelas meningkatkan mutu praktik pembelajaran. Tindakan kelas yang peneliti lakukan pada penelitian adalah permainan artikel angka dalam rangka meningkatkan hasil belajar anak, yang diamati oleh observer. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, daur siklus penelitian tindakan kelas (PTK) menurut Arikunto (2006:16) adalah sebagai berikut :
a. Perencanaan.
Rancangan tindakan kelas, berisikan kegiatan yang akan dilakukan uhtuk memperbaiki, meningkatkan atau perubahan tingkah laku dan sikap sebagai solusi. Perencanaan mi diniulai dengan menetapkan kelas sebagai tempat artikel penelitian yaitu anak TK Negeri Pembina Kecamatan Kampar. Menyiapkan perangkat pembelajaran mulai silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembaran observasi guru dan anak, tes kemampuan mengenal angka 1-10.
b. Pelaksanaan.
Pelaksanaan tindakan dilakukan dengan melakukan pembelajaran kompetensi dasar, hasil belajar dan indikator setiap bidang pengembangan untuk masing-masing kelompok usia, mengidentifikasi artikel dan subtema, memetakannya dalam jaringan artikel, mengidentifikasi indikator pada setiap kompetensi bidang pengembangan melalui artikel dan subtema, menentukan kegiatan pada setiap bidang pengembangan dengan mengacu pada setiap indikator yang akan dicapai, subtema yang akan dipilih. Pelaksanaan disesuaikan dengan langkah-langkah pembelajaran melalui permainan artikel angka.
c. Pengamatan.
Mengamati atau dampak tindakan yang dilaksanakan atau dikenakan terhadap siswa. Tujuannya adalah untuk megetahui kualitas pelaksanaan tindakan. Waktu pelaksanaan observasi bersamaan dengan pelaksanaan tindakan dengan melibatkan seorang pengamat yang menggunakan lembaran observasi. Adapun aspek yang diamati adalah aktivitas guru dan anak selama pembelajaran melalui permainan artikel angka.
d. Refleksi.
Peneliti mengkaji, melihat dan mempertimbangkan atas hasil atau dampak tindakan dari berbagai kriteria. Tujuannya adalah mengetahui kekuatan dan kelemahan tindakan yang dilakukan untuk dapat diperbaiki pada siklus berikutnya. Untuk merencanakan perbaikan pada siklus terlebih dahulu perlu dilakukan identifikasi masalah serta analisis perumusan masalah. Identifikasi masalah dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang pembelajaran yang dikelola. Setelah masalah teridentifikasi, masalah perlu dianalisis dengan cara melakukan refleksi menelaah. berbagai dokumen terkait. Dari hasil analisis, dipilih - dirumuskan masalah yang paling mendesak dan mungkin dipecahkan oleh guru.































