Dapatkan BACKLINK GRATIS dari beberapa website PR 6 dan PR 3. (Hanya sampai 31 Januari 2015)
























































































































































artikel of designed with the beautiful airplane prints
artikel of the top manufacturers of airplane crib bedding
artikel of the airplane crib bedding sets
artikel of the massive expense of helicopters
artikel of particularly rewarding as almost every RC airplane modeller
artikel of model airplane setup to offer a professional service
artikel of inexpensive disposable 35mm camera to the bottom of your model aeroplane
artikel of strapping some sort of camera to the model airplane
artikel of RC model airplane pilot
artikel of Electric power for your model airplane
artikel for the hobby of RC model airplane flying
artikel of aerial photography and video using your RC model airplane
artikel of professional aviation before returning to aeromodelling
artikel of the military when they were flying in the very airplane
artikel of be careful about with your model airplane

smartphone android iphone
smartphone android iphone
smartphone android iphone
self-improvement, family,
healthy, recipes, sport
smartphone android iphone
smartphone android iphone
computer, gadget, education
Business, Finance, Jobs
smartphone android iphone
smartphone android iphone
Cari Perbedaan
sejarah islam

Produktifitas Artikel Pada Masyarakat Umum

 Dengan harapan agar supaya unit pemadam kebakaran itu tidak pernah kerja oleh karena tidak adanya kebakaran yang harus dipadamkan. Akan tetapi jika harus bekerja, karena adanya kebakaran, maka tugasnya akan dinilai efektif atau tidak pada betapa cepat kebakaran yang timbul dapat dipadamkan. Satu contoh lagi tentang pentingnya kaitan artikel dengan efektifitas kerja adalah kegiatan-kegiatan penyelamatan oleh suatu tim penyelamat (SAR).

Satu satuan penyelamat diperlengkapi berbagai jenis sarana dan prasarana artikel kerja dapat dikatakan diharapkan untuk tidak bekerja, akan tetapi harus selalu berada dalam kondisi siaga. Dalam hal terjadinya kecelakaan, entah di laut, di darat maupun di udara, pertimbangan utama dalam melaksanakan tugas adalah menyelamatkan jiwa terancam bahaya menyelamatkan harta betapa besar pun biaya yang harus dikeluarkan untuk tugas penyelamatan itu. Dengan perkataan lain, berapa cepat tim penyelamat dapat tiba di tempat di mana kecelakaan terjadi.

Memang benar bahwa tidak semua artikel terlibat dalam keadaan seperti digambarkan di muka. Akan tetapi, meskipun demikian, efektifitas pelaksanaan tugas tetap penting bagi semua bentuk dan jenis organisasi. Bagi artikel niaga, misalnya, menghasilkan artikel atau jasa tertentu, faktor efektifitas amat penting terutama keadaan persaingan tajam. Suatu restoran, misalnya, yang meskipun hidangannya enak, apabila para langganan harus menunggu lama supaya mendapat pelayanan, lambat laun dapat kehilangan para langganan tersebut. Jelaslah bahwa setiap organisasi, di samping menganut filsafat efisiensi, juga perlu selalu memperhitungkan faktor efektifitas kerja.

PRODUKTIFITAS DAN OPTIMALISASI LUARAN
Setiap artikel diciptakan untuk menghasilkan artikel atau jasa. artikel dan atau jasa yang dihasilkan itu perlu memenuhi syarat-syarat tertentu seperti:
1. Dimaksudkan untuk memuaskan suatu kebutuhan tertentu dari seorang atau sekelompok klientele tertentu,
2. Didasarkan kepada standar mutu tertentu,
3. Kuantitasnya sesuai dengan permintaan klientele yang memerlukannya, berkembang, tidak cukup hanya memikirkan masalah-masalah efisiensi dan efektifitas, akan tetapi harus pula sungguh-sungguh mempertimbangkan faktor produktivitas. Yang dimaksud produktivitas di sini adalah kemampuan memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari sarana prasarana tersedia dengan menghasilkan luaran (output) optimal, bahkan kalau mungkin maksimal.

Produktivitas Dikaitkan Dengan Waktu.
Salah satu Faktor penentu daripada produktivitas seseorang, dan satu organisasi, adalah cara penggunaan waktu yang tersedia baginya untuk menghasilkan sesuatu artikel atau jasa tertentu. Itulah sebabnya setiap artikel seyogyanya mempunyai sistem tertentu untuk menetapkan jadwal pekerjaan berlaku bagi setiap orang di dalam organisasi, termasuk para pimpinannya. Bagi seorang pimpinan tingkat tinggi, misalnya, dengan penjadwalan waktunya, akan tergambar prosentase waktu yang dipergunakannya untuk:
1. Melakukan kegiatan-kegiatan sifatnya konseptual,
2. Melakukan kegiatan-kegiatan komunikasi,
3. Melakukan kegiatan-kegiatan bersifat protokuler,
4. Melakukan kegiatan-kegiatan bersifat sosial,
5. Melakukan kegiatan rekreasi.

Penjadwalan waktu bagi para petugas operasional pun tidak kurang pentingnya. Oleh karena penjadwalan waktu sangat tergantung pada sifat yang dilakukan oleh seseorang, maka sukar untuk mengadakan generalisasi. Namun penjadwalan waktu akan menunjukkan:
1. Kapan seseorang mulai dan berhenti bekerja setiap hari,
2. Kapan seseorang istirahat, seperti untuk makan siang misalnya,
3. Kapan sesuatu tugas mulai dikerjakan kapan pula tugas itu akan berakhir,
4. dan sebagainya.
Dengan adanya sistem penjadwalan waktu baik, maka penggunaan sumber yang amat berharga ini menjadi tepat sehingga tidak terjadi pemborosan.

Produktivitas Dalam Hubungannya Dengan Sumber Daya Insani.
Sebagaimana halnya dengan pembahasan tentang seluruh asas-asas administrasi dan managemen, membahas produktivitas usaha. Harganya ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar terjangkau oleh klientele pemakainya. Tersedia pada waktu artikel atau jasa itu diperlukan oleh pemakai. Mudah untuk memperolehnya setiap kali diperlukan. Disampaikan benfuk yang sesuai kebutuhan. Dalam hubungan ini kiranya perlu mendapat perhatian pula bahwa pada umumnya mengukur efisiensi, efektilitas dan produktifitas.

Suatu artikel menghasilkan artikel relatif lebih mudah ketimbang artikel yang menghasilkan jasa. Sebab utamanya adalah:
1. Sesuatu artikel dihasilkan secara kongkrit dapat dilihat dan dijamah,
2. Biasanya tercantum ukuran-ukuran tertentu pada artikel dihasilkan, misalnya ukuran 15 yang tercantum pada leher kemeja ukuran 32 untuk panjangnya lengan, atau cara lain dipergunakan menunjukkan ukuran artikel yang bersangkutan,
3. Ukuran-ukuran tersebut di atas banyak sudah bersifat universal, dalam arti berlaku di mana-mana.
4. Biasanya terdapat standar harga untuk artikel bersangkutan. Sebaliknya, tidak demikian halnya dengan jasa yang dihasilkan. Meskipun demikian terdapat pula beberapa ukuran dapat dipergunakan untuk memperkirakan efisiensi, efektifitas dan produktifitas artikel menghasilkannya.

Di antara beberapa ukuran itu adalah:
1. Ukuran waktu, yaitu berapa lama seseorang yang membutuhkan jasa tertentu untuk memperolehnya, 2. Ukuran harga dalam arti berapa besar biaya harus dikeluarkan untuk memperoleh jasa dibutuhkannya itu,
3. Ukuran nilai-nilai sosial budaya arti cara penghasil jasa menyampaikan produknya kepada klientelenya,
4. Ukuran ketelitian menunjukkan apakah jasa diberikan akurat atau tidak. Pambahasan di muka kiranya menunjukkan dengan jelas bahwa sesuatu artikel ingin meningkatkan daya tahannya dan sekaligus meningkatkan kemampuannya untuk bertumbuh usaha meningkatkannya tidak mungkin dilepaskan dari pembahasan tentang produktivitas unsur manusianya. Bahkan sesungguhnya tidak ada produktivitas artikel tanpa produktivitas manusia, kecuali mungkin kegiatan sudah sepenuhnya mempergunakan mesin-mesin yang melibatkan manusia secara amat terbatas, misalnya untuk menghidupkan dan mengawasi jalannya mesin-mesin dipergunakan.

Ditinjau dari sudut keperilakuan, produktivitas manusia tidak bisa tidak boleh dilihat hanya dari segi teknis semata-mata. Melihat produktivitas manusia dari segi teknis semata-mata justru akan bersifat jelek. Dengan perkataan lain, meningkatkan produktivitas manusia dalam artikel tidak hanya menyangkut penjadwalan pekerjaan keterampilan yang diperlukan untuk itu, akan tetapi juga menyangkut kondisi, iklim suasana kerja. Menggalakkan produktivitas, demikian, melibatkan tidak hanya nilai-nilai teknis administratif, akan tetapi juga nilai-nilai etis dan moral.

Produktivitas dan Sarana serta Prasarana Kerja.
Memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia secara optimal berarti mengusahakan sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pemborosan dalam bentuk apa pun. Arti lain adalah memelihara sarana pra-sarana tersedia itu sedemikian rupa sehingga mempunyai nilai masa pakai setinggi selama mungkin. Para ahli terkenal itu, pernah berkata bahwa tidak akan ada angin baik berembus bagi suatu kapal berlayar tanpa pelabuhan tujuan. Jika pendapat itu dihubungkan dengan kehidupan organisasional, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada manfaatnya sumber daya dan dana bagi artikel yang tidak mempunyai tujuan ingin dicapainya. Konon terpetiklah ceritera berisikan kisah bahwa seekor kucing tersesat dalam taman "Wonderland". Kucing tersesat itu kemudian bertemu Alice. Karena ingin mengatasi masalah dihadapinya, kucing bertanya kepada Alice bagaimana caranya keluar dari "Wonderland" tersebut. Jawaban yang diberikan oleh Alice adalah dengan balik bertanya kemana kucing mau pergi.

 








Copyright © 2010 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial