Bab Satu: Mendapat Uang Dari Menulis
Profesi menulis buku dan artikel tidak pernah berhenti dan tidak akan pernah ada habisnya. Hal ini tentu saja berhubungan dengan semua kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan informasi, dimana untuk mewujudkannnya selalu dilandasi dengan aktivitas tulis menulis. Mulai dari naskah siaran radio, naskah siaran televisi, opini dan berita di surat kabar, artikel di majalah dan artikel di tabloid, iklan, buku pelajaran sekolah, buku referensi, buku populer, skenario film, syair lagu, pidato, brosur artikel, spot dan add libs radio, serta banyak lagi lainnya yang membutuhkan bahan tulisan.
Kalau menelaah naskah-naskah buku kuno yang ditemukan seperti Codex Sinaiticus - naskah manuskrip lengkap "perjanjian baru" yang berasal dari abad ke-4, buku sejarah Hanshu karangan sejarawan Dinasti Han Timur, Ban Gu yang mencatat 229 tahun sejarah dinasti Han Barat, tahun 206 sebelum masehi sampai tahun 23 masehi, merupakan karya sejarah paling penting pada masa Dinasti Han Timur. Maka tampak karya tulis (wahyu) agama mereka sucikan dan sejarah bangsa sangat dihargai hingga kini oleh mereka. Begitu pula ketika Sun Tzu 2500 tahun lalu ketika menjadi seorang panglima perang di Cina, ia menuliskan 13 bab strategi perang dan kegiatan tulis menulis ini masih dipercaya sangat penting. Oleh sebab itu, kalau mau jeli bahwa kegiatan tulis menulis jika dihubungkan dengan kebutuhannya, selalu akan mendatangkan peluang untuk selalu dibaca. Ini adalah fakta di masa lalu dan kini, tetapi terdapat fakta yang lebih terkini dan membuat setiap orang semakin tercengang. Ternyata orang membaca tidak hanya untuk kebutuhan spiritual, pengetahuan dan hiburan, tetapi juga kebutuhan akan informasi terkini.
Selanjutnya, mengapa menulis buku dan artikel akhirnya menjadi peluang mendapatkan penghasilan? Tentunya karena sekarang ini orang semakin membutuhkan informasi selain untuk memenuhi kebutuhan yang berhubungan dengan spiritual, pengetahuan dan hiburan. Sedangkan dari mana asal informasi itu? Tentunya dari para penulis yang mampu menghimpun informasi dan menuangkan apa yang diketahuinya. Fakta juga semakin menunjukkan bahwa orang yang memiliki profesi menghimpun informasi dan menyampaikannya informasi yang diketahui sudah mulai diakui keberadaannya. Kalau Anda pernah membaca berita seorang penulis yang mendapatkan royalty yang nilainya miliaran rupiah, tentu saja tulisan di bawah ini akan semakin menarik bagi Anda!
Profesi menulis buku dan artikel tidak pernah berhenti dan tidak akan pernah ada habisnya. Hal ini tentu saja berhubungan dengan semua kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan informasi, dimana untuk mewujudkannnya selalu dilandasi dengan aktivitas tulis menulis. Mulai dari naskah siaran radio, naskah siaran televisi, opini dan berita di surat kabar, artikel di majalah dan artikel di tabloid, iklan, buku pelajaran sekolah, buku referensi, buku populer, skenario film, syair lagu, pidato, brosur artikel, spot dan add libs radio, serta banyak lagi lainnya yang membutuhkan bahan tulisan.
Kalau menelaah naskah-naskah buku kuno yang ditemukan seperti Codex Sinaiticus - naskah manuskrip lengkap "perjanjian baru" yang berasal dari abad ke-4, buku sejarah Hanshu karangan sejarawan Dinasti Han Timur, Ban Gu yang mencatat 229 tahun sejarah dinasti Han Barat, tahun 206 sebelum masehi sampai tahun 23 masehi, merupakan karya sejarah paling penting pada masa Dinasti Han Timur. Maka tampak karya tulis (wahyu) agama mereka sucikan dan sejarah bangsa sangat dihargai hingga kini oleh mereka. Begitu pula ketika Sun Tzu 2500 tahun lalu ketika menjadi seorang panglima perang di Cina, ia menuliskan 13 bab strategi perang dan kegiatan tulis menulis ini masih dipercaya sangat penting. Oleh sebab itu, kalau mau jeli bahwa kegiatan tulis menulis jika dihubungkan dengan kebutuhannya, selalu akan mendatangkan peluang untuk selalu dibaca. Ini adalah fakta di masa lalu dan kini, tetapi terdapat fakta yang lebih terkini dan membuat setiap orang semakin tercengang. Ternyata orang membaca tidak hanya untuk kebutuhan spiritual, pengetahuan dan hiburan, tetapi juga kebutuhan akan informasi terkini.
Selanjutnya, mengapa menulis buku dan artikel akhirnya menjadi peluang mendapatkan penghasilan? Tentunya karena sekarang ini orang semakin membutuhkan informasi selain untuk memenuhi kebutuhan yang berhubungan dengan spiritual, pengetahuan dan hiburan. Sedangkan dari mana asal informasi itu? Tentunya dari para penulis yang mampu menghimpun informasi dan menuangkan apa yang diketahuinya. Fakta juga semakin menunjukkan bahwa orang yang memiliki profesi menghimpun informasi dan menyampaikannya informasi yang diketahui sudah mulai diakui keberadaannya. Kalau Anda pernah membaca berita seorang penulis yang mendapatkan royalty yang nilainya miliaran rupiah, tentu saja tulisan di bawah ini akan semakin menarik bagi Anda!































