Dapatkan BACKLINK GRATIS dari beberapa website PR 6 dan PR 3. (Hanya sampai 31 Januari 2015)
























































































































































artikel of designed with the beautiful airplane prints
artikel of the top manufacturers of airplane crib bedding
artikel of the airplane crib bedding sets
artikel of the massive expense of helicopters
artikel of particularly rewarding as almost every RC airplane modeller
artikel of model airplane setup to offer a professional service
artikel of inexpensive disposable 35mm camera to the bottom of your model aeroplane
artikel of strapping some sort of camera to the model airplane
artikel of RC model airplane pilot
artikel of Electric power for your model airplane
artikel for the hobby of RC model airplane flying
artikel of aerial photography and video using your RC model airplane
artikel of professional aviation before returning to aeromodelling
artikel of the military when they were flying in the very airplane
artikel of be careful about with your model airplane

smartphone android iphone
smartphone android iphone
smartphone android iphone
self-improvement, family,
healthy, recipes, sport
smartphone android iphone
smartphone android iphone
computer, gadget, education
Business, Finance, Jobs
smartphone android iphone
smartphone android iphone
Cari Perbedaan
sejarah islam

a. Sudut Pandangan Tak Terbatas

a. Sudut Pandangan Tak Terbatas
Di sini pengarang bertindak sebagai makhhluk yang serba tahu tiada terbatas. Dia mengetahui semua tingkah-pola pelakunya dimanapun mereka berada, tahu apa yang dirasa dan dipikirkan tokohnya, termasuk suara hati nurani yang paling dalam sekalipun.

Membuat certia dengan sudut padangan jenis ini akan memberikan kebebasan yang  sangat luas kepada pengarang untuk menggambarkan apa saja tanpa batas. Namun dalam penyajiannya, terutama dalam menyusun kalimat, sering meminta kecermatan yang lebih besar, karena setiap tokoh harus disebutkan dengan namanya.

Perhatikan petikan cerpen di bawah ini:

Dalam keremangan malam di bawah jembatan itu, Herman merasa dirinya semakin malang. Seekor tikus sampah melintas dengan sepotong tulang ikan tidak jauh dari kakinya. Binatang itu tahu, Herman tidak berbahaya.

"Tikus saja punya pekerjaan untuk menghidupi dirinya," pikir Herman. "Tapi aku...."

Sementara itu, Tety dengan tenang membaringkan dirinya di kasur, setelah dua jam menunggu kedatangan Herman di meja makan.

"Ah, nanti ia juga akan pulang," pikirnya. Dengan pikiran seperti itu, Tety larut bersama mimpi.


Dari petikan di atas telihat, bahwa pengarang dapat mengetahui apa yang dirasakan Herman, yakni "dirinya malang". Juga tahu apa yang dipikirkan Herman, tentang tikus. Malah pengarang tahu apa yang diketahui si tikus, yakni bahwa Herman tidak berbahaya. Selanjutnya pada saat yang sama si pengarang juga mengetahui apa yang dipikirkan Tety.

 








Copyright © 2010 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial